Inilah 9 Jenis Kapal Perang Canggih Buatan Indonesia - Seputar Kapal

Inilah 9 Jenis Kapal Perang Canggih Buatan Indonesia

SeputarKapal.Com - Sekarang Indonesia boleh berbangga diri karena telah mampu memproduksi peralatan militer sendiri. Dan mungkin lebih maju untuk kawasan Asia tenggara, kita sudah mampu membuat kapal perang yang mampu bersaing dengan produk-produk negara lain dikelasnya. Berbagai jenis kapal sudah bisa diproduksi, dan kabar terbagusnya kita juga akan memulai pembangunan kapal selam jenis chang bogo.

Jenis Kapal Perang Canggih Buatan Indonesia

Namun yang akan saya tulis bukan dari jenis kapal selam melainkan kapal perang Permukaan. Berikut ini adalah 9 jenis kapal perang canggih buatan Indonesia yang memiliki kemampuan handal serta dilengkapi sistem canggih
KRI Banjarmasin 592

1. KRI Banjarmasin 592
KRI Banjarmasin (592) adalah kapal ketiga jenis LPD yang yang dua jenis sebelumnya dibuat di Daesun Shipbuildings & Engineering Co.Ltd, Korea selatan, dan sekarang dibuat di PT. PAL Indonesia, Surabaya. Kapal ini dirancang sebagai kapal pendukung operasi amfibi, yang memiliki kemampuan mengangkut pasukan pendarat sekaligus kendaraan tempur beserta kelengkapannya. Kapal ini juga mampu mengangkat 5 Unit Helikopter (3 digladak heli, 2 di hanggar). Selain sebagai kapal tempur, kapal yang berteknologi tinggi desain semi siluman ini juga berfungsi untuk misi kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam.

Produksi : PT.PAL Indonesia
Ditugaskan : 28 Nov 2009
Status : Bertugas
Berat benaman : 7.300 ton
Panjang : 125 meter (410.10 kaki)
Lebar : 22 Mete (72.18 kaki)
Kecepatan : 15, 4 knots
Jarak tempuh : 30 hari tampa pasukan
Sekoci : 2 x LCT
Awak kapal : 500 orang
Persenjataan : 1x cannon 57 mm, 2x cannon 40 mm
Pesawat : 5 x Helikopter.

2. KRI Krait 827
KRI Krait (827) adalah kapal patroli kelas pc -40 hasil disain dari fasharkan TNI AL Mentigi dan dibangun bekerja sama dengan PT BES Batam. Kapal ini mempunyai mempunyai panjang bada 40 meter dan dirancang bisa melaju dengan kecepatan 20 knot didorong oleh dua mesin diesel 1250 HP Badan kapal terbuat dari alumunium alloy.

Desain kapal (prototipe) dimulai pada 2006, Peletakan lunas dilakukan pada Juni 2007, secara simbolis di lakukan oleh Wa Aslog Kasal dan Wa Asrena Kasal saat itu yaitu Laksamana Pertama Ateng Alibansyah, MM dan Laksamana Pertama Marsetio, MM dan kepala Fashakan TNI AL Mentigi saat itu, Kolonel Laut (T) Ir. Soegeng Poerwadi P.S serta pejabat TNI AL terkait. Kapal diluncurkan pada pertengahan tahun 2008 dan diresmikan oleh panglima TNI pada desember 2008 di Demaga Fasharkan TNI AL Mentigi.

Selama pembangunan, Kapal ini diawasi dan di supervisi penuh oleh satgas dari Fasharkan TNI AL Mentigi serta dibawah pengawasan biro klasifikasi kapal internasional yaitu BV (Bureu Veritas) Prancis. Sehingga kualitas kapal bisa terjamin.

Disamping tugas patroli keamanan laut kapal ini juga bisa digunakan sebagai kapal SAR dan kapal untuk bantuan bencana alam sehingga kapal ini dilengkapi dengan Hydraulic crane yang dapat digunakan pada saat SAR maupun bongkar muat bahan bantuan untuk daerah bencaana.

Produksi : Fasharkan TNI AL Mentigi & PT. BES Batam
Mulai dibuat : Juni 2007
Diluncurkan : 2008
Ditugaskan : Desember 2008
Status : masih bertugas
Panjang : 40 M (131.23 kaki)
Lebar : 7,2 m (23.62 kaki)
Draug : 2M (6.56 kaki)
Tenaga penggerak : 2 x 1250 Hp
Kecepatan : 20 knot (maksimum) 16 knot (ekonomis)
Jarak Tempuh : 3.600 nm

3. KRI Tarihu 829
Kapal ketiga buatan Indonesia ini sama seperti KRI Krait 827 KRI Tarihu merupakan kapal patroli cepat buatan Fasharkan yang dibuat di Mentigi, Batam. Kapal ini diluncurkan bersamaan dengan kapal Krait 827 untuk memperkuat jajaran kapal patroli TNI AL.

KRI Tarihu-829 tersebut bertonase 190 DWT dengan jarak jelajah sekitar 2.500 mil, memiliki jangkauan yang cukup luas, panjang 40 m, lebar 7,3 m dan dilengkapi dengan persenjataan meriam twin barrel dan 2 buah senapan mesin berat 12,7 mm. Kecepatan kapal bisa mencapai 25 knot.

Keunggulan kapal buatan anak bangsa ini, berbahan baku alumunium itu adalah dari sisi efektifitas, bahan baku bangunan kapal KRI Tarihu -829 adalah Glass Fiber Reinforced Plastik (GFRP) memungkinkan kapal patroli cepat ini lebih ringan dan lentur jika dibanding dengan kapal yang terbuat dari besi, maintenance alumunium lebih murah dan tahan karat (anti korosi) dan dirancang hemat bahan bakar.

Uji coba perdana dilakukan di Selat Malaka berjalan mulus. Kapal tersebut mampu menerobos terpaan angin dan gelombang setinggi 4 meter tampa hambatan. Kapal ini dipergunakan sebagai kapal patroli Gugus Keamanan Laut Wilayah Barat (Guskamabar) dibawah Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dalam menjaga keutuhan wilayah Indonesia.

4. KRI Alkura 830
Kapal yang ke empat ini bernama Alkura 830 tak banyak informasi yang bisa didapat dari jenis kapal yang satu ini. Hanya sedikit yang bisa saya sampaikan KRI Alkura 830 masih sama seperti kapal yang kedua dan ketiga yaitu jenis kapal patroli yang memiliki kecepatan tinggi. Kapal ini diproduksi di Fasharkan, Batam.

5. KRI Clurit 641
Kapal yang kelima ini Diberi nama Clurit 641 kapal perang ini merupakan salah satu kapal perang buatan Indonesia yang memiliki kemampuan hebat dengan teknologi canggih. Pembuatanya dilakukan oleh PT Palindo Marine Industries, Tanjunguncang, Batam.

Kapal ini bertipe kapal cepat Rudal. KRI Clurit 641 berfungsi sebagai kapal pemukul reaksi cepat yang dalam pelaksanaan tugasnya mengutamakan unsur pendadakan, mengemban misi menyerang secara cepat, menghancurkan target sekali pukul dan menghindar dari serangan lawan dalam waktu singkat pula. kapal berukuran panjang 44 meter, lebar 7,40 m, dan berat 250 ton ini memiliki sistem pendorong handal yang mampu berlayar dan bermanuver dengan kecepatan 30 knot.

Kelebihan dari kapal perang ini dilengkapi dengan sistem persenjataan canggih berupa sensor weapon control (Sewaco), meriam caliber 30 mm, 6 laras sevagai close in weapon system (CIWS) serta meriam anjungan 2 unit caliber 20 mm.

Selain itu Kapal clurit-641 KCR-40 ini mampu menampung bahan bakar sampai 50 ton, air tawar 15 ton, 35 orang anak buah kapal dan masih mampu memuat 13 personil pasukan Khusus.

Begitu juga dengan alat komunikasi,KRI Clurit juga sudah dilengkapi dengan peralatan komunikasi yang mampu digunakan untuk melaksanakan komunikasi antar kapal permukaan dan pesawat udara dalam satu sistem.

Nama : KRI Clurit (641)
Pembangun : PT. Palindo Marine Indonesia
Diluncurkan : Tahun 2011
Markas : Koarmabar
Indentiufikasi : 641

6 KRI Kujang 642
KRI Kujang adalah kapal perang Republik Indonesia bertipe kapal cepat Rudal yang pembuatanya dilakukan di PT Palindo di Batam.

Nama : KRI Kujang (642)
Diluncurkan : April 2011
Ditugaskan : Februari 2012
Markas : koarmabar
Identifikasi 642

7. KRI Banda Aceh
KRI Banda Aceh (593) adalah salah satu jenis kapal perng bertipe landing dock yang pembuatanya dikerjakan oleh PT PAL di Surabaya dan mulai beroperasi pada Maret 2011. Kapal ini memiliki kapasitas angkut total 344 personel, tiga unit Helikopter jenis Mi-2/Bel, tiga unit howwitzer dan 21 tank dengan luas LPD 125 meter pesegi.

Kapal Landing Dock 125 meter ini dirancang secara khusus mampu dipasang senjata 100 mm dan dilengkapi dengan ruang CIC untuk sistem kendali senjata (Fire control System) yang memungkinkan kapal mampu melaksanakan self defence dengan komunikasi kapal ke kapal kombatan untuk melindungi pendaratan pasukan dan kendaraan taktis serta tempur untuk pengendalian pendaratan helikopter.

Kapal dibangun dengan kelas Loyd Register + 100A1 dan menggunakan konstruksi lambung ganda (Double Bottom). Untuk memudahkan manuver, kapal dilengkapi dengan bow thruster yang berfungsi memecah gelombang.

8. KCR Trimaran
KCR Trimaran/Klewang merupakan kapal perang TNI AL buatan Indonesia, tipe kapal cepat Rudal (KCR) Trimaran ini dipersenjatai misil anti kapal C-750 berdaya jelajah 120 km, selain itu juga di lenkapi sistem Sewaco modern, dan diproyeksikan menjadi kekuatan pemukul TNI AL yang handal dan menakutkan dilautan, karena mampu menginduksi panas dan sulit dideteksi oleh radar lawan.

Namun nahas saat kapal ni bersandar di Lanal TNI AL Banyuwangi, tiba-tiba munculah percikan api dan membakar kapal serta tenggelam beberapa jam kemudian. Insiden ini terjadi tanggal 28 september 2012 disore hari. Peristiwa ini membuat miris anggota TNI AL karena terjadi ketika kapal belum genap sebulan diresmikan. Insiden ini terjadi di tahap akhir sebelum diserah terimakan ke TNI AL.

9. Kapal Induk Helikopter
Indonesia memiliki 5 LPD 125 M, dimana 2 kapal dibangun di Korea Selatan dan 3 dibangun di PAL Surabaya. Kapal Landing Dock 125 meter dirancang untuk mampu dipasang senjata 100 mm dan dilengkapi Fire Control System, untuk melakukan self defence untuk melindungi pendaratan pasukan, kendaraan tempur dan pendaratan helikopter.
Loading...

0 Response to "Inilah 9 Jenis Kapal Perang Canggih Buatan Indonesia"

Post a comment